99 da
Dulu ( nggak jadul banget..sih ), saya pernah membaca ini. Saya lupa sudah tidak ingat lagi baca darimana dan siapa yang menuliskannya.
Saya ingin sedikit menceritakan disini , karena …memang menurut saya menarik dan kalau dipikir-pikir …
Sebetulnya bukan buat dipikir-pikir sih, tapi buat diambil maknanya. Dan kalau diambil maknanya…kita akan makin mengerti siapa sebenarnya diri kita , dan untuk apa kita diciptakan.
Kita mulai saja ya…
Coba kamu lihat telapak tangan kamu…tuh
Jika diperhatikan garis pada telapak tangan kiri tersirat /\l , yang berarti angka 18 dalam bahasa Arab, dan telapak kanan 81. Jika kedua angka tersebut dijumlahkan maka jumlahnya adalah 99.

Nah menurut penulis tersebut, kita…setiap manusia sudah diwariskan ( dan seharusnya mewarisi ) dengan itu. Seperti kita ketahui angka 99 identik dengan nama-nama Allah ( Asmaul Husna ).
Jadi kita sudah seharusnya : (diantaranya )
- selalu bermurah hati mewarisi nama Allah Ar-Rahman - Maha Pemurah
- menyayangi sesama mewarisi nama Allah Ar-Rahim - Maha Penyayang
- berlaku adil mewarisi nama Allah Al-‘Adl - Maha Adil
- selalu memaafkan mewarisi nama Allah Al-‘Afuww - Maha Pemaaf
- saling mengasihi mewarisi nama Allah Ar-Ra'uf - Maha Mengasihi
- selalu sabar mewarisi nama Allah As-Sabur - Maha Penyabar
- bijaksana mewarisi nama Allah Ar-Rashid - Maha Pandai/Bijaksana
Artikel lain:
- 99 dan makna garis tangan
- ASMA'UL HUSNA
- Perlukah keseimbangan antara IQ,EQ dan SQ ?
- Membuat tulisan berkelip
- Menampilkan Komentar Terbaru ( Recent Comments )
- Cara membuat tulisan yang dicoret
- Peluncuran FW31-Williams dan R29-Renault
- Mc Laren MP4-24
- Kampanye Pemilu, Jangan Libatkan Anak-Anak
- 7 Sifat / Hal yang diperlukan untuk menjalani bisn...



Bekerja dari dalam Rumah, Merambah Pasar Dalam dan Luar Negeri. Menambang Rezeki dari dalam kamar....! Membuat dan Memanfaatkan website agar bisa Menghasilkan Duit. 










4 komentar:
Pertamaxx
wah garis tangan sayah acak-acakan :D
yipz.... semua yang diciptakan Allah penuh dengan perhitungan ,.. semoga mebuat kita lebih dekat dengannya, ^_^,
setiap kita memandang maka disitulah wajah Allah, Allah lebih dekat dari urat leher kita. kita sebagai manusia harus bisa membumikan wajah2 Tuhan tersebut. nice post broo. bagus neh tulisan nya buat ngingetin para bloger klo waktunya ibadah jangan sampe lupa waktu.
mau comen sederhana aja ya...tlg dkomen juga
Poskan Komentar
Terimakasih telah memberikan komentar disini.